INET Cetak Pertumbuhan Kinerja, INDY Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik
INET membukukan lonjakan pendapatan 1H26, INDY memperluas bisnis kendaraan listrik, dan UVCR menuntaskan program buyback saham.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik di industri multifinance mencapai Rp 25,49 triliun per Juli 2026.
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran pembiayaan kendaraan listrik di industri multifinance mencatatkan pertumbuhan signifikan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik di industri multifinance mencapai Rp 25,49 triliun per Juli 2026.
"Nilainya tumbuh sebesar 37,84%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Senin (14/9/2026).
Agusman menerangkan kinerja pembiayaan kendaraan listrik multifinance utamanya didukung segmen roda dua listrik dan hybrid yang tumbuh sebesar 48,87% secara Year on Year (YoY).
INET membukukan lonjakan pendapatan 1H26, INDY memperluas bisnis kendaraan listrik, dan UVCR menuntaskan program buyback saham.
Harga minyak mentah dunia kembali memanas seiring munculnya kekhawatiran akan gangguan pasokan dari Timur Tengah.
Kerja sama Indonesia dengan China terkait pengembangan industri dan rantai pasok terus diperkuat.
Lebih dari setahun pascakebakaran, pedagang Pasar Taman Puring masih berjualan di sisi pasar. Mereka bertahan sambil menanti penataan dan revitalisasi.