Harga Minyak Mendidih, Tembus US$ 106 per Barel
Harga minyak mentah dunia kembali memanas seiring munculnya kekhawatiran akan gangguan pasokan dari Timur Tengah.
INET membukukan lonjakan pendapatan 1H26, INDY memperluas bisnis kendaraan listrik, dan UVCR menuntaskan program buyback saham.
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (14/9) berakhir dengan IHSG turun tipis 0,10% ke level 6.534,69.
Sejumlah saham menjadi penopang pergerakan indeks. BBRI naik 3,98%, BBCA menguat 2,77%, dan AMMN bertambah 4,94%. Sebaliknya, BYAN terkoreksi 10,12%, EMAS turun 12,00%, sedangkan SRAJ melemah 10,26%.
Aktivitas investor asing masih mencatatkan net sell. Di pasar reguler, nilai jual bersih asing mencapai Rp330,69 miliar, sedangkan jika dihitung di seluruh pasar mencapai Rp337,44 miliar.
Harga minyak mentah dunia kembali memanas seiring munculnya kekhawatiran akan gangguan pasokan dari Timur Tengah.
Kerja sama Indonesia dengan China terkait pengembangan industri dan rantai pasok terus diperkuat.
Lebih dari setahun pascakebakaran, pedagang Pasar Taman Puring masih berjualan di sisi pasar. Mereka bertahan sambil menanti penataan dan revitalisasi.
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Menteri Keuangan yang baru. Suahasil Nazara ditunjuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.