INET Cetak Pertumbuhan Kinerja, INDY Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik
INET membukukan lonjakan pendapatan 1H26, INDY memperluas bisnis kendaraan listrik, dan UVCR menuntaskan program buyback saham.
Harga minyak mentah dunia kembali memanas seiring munculnya kekhawatiran akan gangguan pasokan dari Timur Tengah.
Harga minyak mentah dunia kembali memanas seiring munculnya kekhawatiran akan gangguan pasokan dari Timur Tengah. Jaringan pipa penting milik Arab Saudi masih belum beroperasi setelah mengalami serangan.
Melansir Reuters, Selasa (15/9/2026), harga minyak mentah Brent berjangka yang kerap menjadi patokan global pada pukul 00.26 GMT (07.26 WIB) tercatat naik hingga US$ 1,24 per barel atau 1,18% menjadi US$ 106,93 per barel.
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berjangka juga tercatat naik US$ 1,29 per barel atau 1,24% menjadi US$ 102,65 per barel. Kenaikan harga ini terjadi usai nilai produk minyak mentah yang menjadi patokan global itu naik 1,3% pada sesi sebelumnya.
INET membukukan lonjakan pendapatan 1H26, INDY memperluas bisnis kendaraan listrik, dan UVCR menuntaskan program buyback saham.
Kerja sama Indonesia dengan China terkait pengembangan industri dan rantai pasok terus diperkuat.
Lebih dari setahun pascakebakaran, pedagang Pasar Taman Puring masih berjualan di sisi pasar. Mereka bertahan sambil menanti penataan dan revitalisasi.
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Menteri Keuangan yang baru. Suahasil Nazara ditunjuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.