INET Cetak Pertumbuhan Kinerja, INDY Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik
INET membukukan lonjakan pendapatan 1H26, INDY memperluas bisnis kendaraan listrik, dan UVCR menuntaskan program buyback saham.
Bank Mandiri mencatatkan laba bersih Rp 37,48 triliun hingga Agustus 2026, naik 22,30% yoy. Didukung pertumbuhan kredit dan DPK yang solid.
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih secara bank only sebesar Rp 37,48 triliun hingga Agustus 2026.
Berdasarkan laporan keuangan per Agustus 2026, realisasi laba tersebut tumbuh 22,30 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Pertumbuhan laba Bank Mandiri ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga bersih serta kinerja intermediasi perseroan.
INET membukukan lonjakan pendapatan 1H26, INDY memperluas bisnis kendaraan listrik, dan UVCR menuntaskan program buyback saham.
Harga minyak mentah dunia kembali memanas seiring munculnya kekhawatiran akan gangguan pasokan dari Timur Tengah.
Kerja sama Indonesia dengan China terkait pengembangan industri dan rantai pasok terus diperkuat.
Lebih dari setahun pascakebakaran, pedagang Pasar Taman Puring masih berjualan di sisi pasar. Mereka bertahan sambil menanti penataan dan revitalisasi.