Hashim Sebut di Medsos Banyak yang Bohong soal Utang Indonesia
Ketua Dewan Penasihat Kadin Hashim Djojohadikusumo menepis isu krisis utang Indonesia yang muncul di media sosial.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membukukan pertumbuhan pendapatan konsolidasi sebesar 13,2% menjadi US$ 2,71 miliar atau sekitar Rp 49,24 triliun.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membukukan pertumbuhan pendapatan konsolidasi sebesar 13,2% menjadi US$ 2,71 miliar atau sekitar Rp 49,24 triliun (kurs Rp 18.172/US$) di kuartal III-2026. Hal tersebut dicapai di tengah tekanan biaya bahan bakar di industri penerbangan.
Adapun rincian pendapatan berasal dari bisnis penerbangan berjadwal dengan kontribusi sekitar US$ 233,2 juta atau sekitar Rp 4,23 triliun atau tumbuh 12,6%. Kemudian pendapatan penerbangan non-berjadwal tumbuh 2,1% atau US$ 6,3 juta atau sekitar Rp 114,48 miliar.
Di luar bisnis penerbangan, pendapatan dari lini usaha non-penerbangan mencatatkan pertumbuhan sebesar 31,3% menjadi US$ 322,8 juta atau sekitar Rp 5,86 triliun.
Ketua Dewan Penasihat Kadin Hashim Djojohadikusumo menepis isu krisis utang Indonesia yang muncul di media sosial.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan ekonomi Indonesia saat ini masih jauh lebih baik dibandingkan saat krisis 1998 maupun pandemi.
Ramai di media sosial (medsos) pembalut dikenakan pajak. Netizen mempertanyakan alasan pembalut masih kena pajak, padahal merupakan kebutuhan dasar perempuan.
Ketua Dewan Penasihat Kadin Hashim Djojohadikusumo mengungkap dampak buruk jika MSCI jadi menurunkan kasta pasar modal Indonesia ke Standalone Market.