Hashim Sebut di Medsos Banyak yang Bohong soal Utang Indonesia
Ketua Dewan Penasihat Kadin Hashim Djojohadikusumo menepis isu krisis utang Indonesia yang muncul di media sosial.
Ramai di media sosial (medsos) pembalut dikenakan pajak. Netizen mempertanyakan alasan pembalut masih kena pajak, padahal merupakan kebutuhan dasar perempuan.
Ramai di media sosial (medsos) soal pembalut dikenakan pajak. Banyak netizen mempertanyakan alasan pembalut masih kena pajak, padahal merupakan kebutuhan dasar perempuan.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Inge Diana Rismawanti mengatakan selama ini pembalut yang diperdagangkan di Indonesia memang merupakan barang kena pajak (BKP). Pembeliannya dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sepanjang memenuhi ketentuan perpajakan yang berlaku.
"Pada prinsipnya, pembalut yang diperdagangkan di Indonesia merupakan Barang Kena Pajak (BKP) yang dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN), sepanjang penyerahannya memenuhi ketentuan perpajakan yang berlaku," kata Inge kepada detikcom, Kamis (29/10/2026).
Ketua Dewan Penasihat Kadin Hashim Djojohadikusumo menepis isu krisis utang Indonesia yang muncul di media sosial.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan ekonomi Indonesia saat ini masih jauh lebih baik dibandingkan saat krisis 1998 maupun pandemi.
Ketua Dewan Penasihat Kadin Hashim Djojohadikusumo mengungkap dampak buruk jika MSCI jadi menurunkan kasta pasar modal Indonesia ke Standalone Market.
Indeks Nasdaq Composite turun 1,38 persen ke level 26.184,72.