Jawaban Bos Kadin soal Tudingan RI di Ambang Krisis
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan ekonomi Indonesia saat ini masih jauh lebih baik dibandingkan saat krisis 1998 maupun pandemi.
Ketua Dewan Penasihat Kadin Hashim Djojohadikusumo menepis isu krisis utang Indonesia yang muncul di media sosial.
Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo menepis narasi yang menyebut Indonesia berada dalam ancaman krisis akibat beban utang negara. Menurutnya, tudingan seperti itu berseliweran di media sosial (medsos) dan tidak berdasar.
Hashim menyebut rasio utang Indonesia paling rendah jika dibandingkan dengan Amerika Serikat (AS) hingga Jepang. Menurut Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) dan Bank Dunia (World Bank), rasio utang Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada di level 40%.
"Banyak yang persoalkan utang negara. Indonesia gelap karena Indonesia dibebani utang, ternyata itu bohong! Nggak, ini maaf ya, di sosial media banyak yang bohong," ujar Hashim dalam pembukaan Rapimnas Kadin Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan ekonomi Indonesia saat ini masih jauh lebih baik dibandingkan saat krisis 1998 maupun pandemi.
Ramai di media sosial (medsos) pembalut dikenakan pajak. Netizen mempertanyakan alasan pembalut masih kena pajak, padahal merupakan kebutuhan dasar perempuan.
Ketua Dewan Penasihat Kadin Hashim Djojohadikusumo mengungkap dampak buruk jika MSCI jadi menurunkan kasta pasar modal Indonesia ke Standalone Market.
Indeks Nasdaq Composite turun 1,38 persen ke level 26.184,72.