Puluhan Perusahaan Konstruksi Terancam Gulung Tikar!
Puluhan perusahaan konstruksi di bawah naungan Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) terancam kolaps menyusul tekanan yang dihadapi industri.
Hingga Juli 2026 terdapat delapan penyelenggara Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA) yang telah resmi terdaftar di OJK.
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pemanfaatan pemeringkat kredit alternatif (alternative credit scoring) untuk memperluas akses pembiayaan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang belum memiliki riwayat kredit formal. Skema ini dinilai dapat membuka peluang pembiayaan yang lebih inklusif, khususnya bagi pengusaha perempuan.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso mengatakan, hingga Juli 2026 terdapat delapan penyelenggara Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA) yang telah resmi terdaftar di OJK. Layanan mereka kini telah dimanfaatkan oleh berbagai lembaga jasa keuangan dalam proses penilaian calon debitur.
"OJK telah mentransformasikan Pemeringkat Kredit Alternatif dari aktivitas yang sebelumnya berkembang melalui kerangka inovasi menjadi aktivitas yang memiliki standar kelembagaan dan tata kelola yang lebih matang serta pengawasan yang makin andal," ujar Adi dalam acara Media Roundtable yang digelar Women's World Banking (WWB), Kamis (30/7).
Puluhan perusahaan konstruksi di bawah naungan Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) terancam kolaps menyusul tekanan yang dihadapi industri.
QRIS, metode pembayaran digital yang praktis, kini mendukung transaksi lintas negara. Temukan kemudahan bertransaksi di dalam dan luar negeri dengan QRIS!
Posisi Gubernur Bank Indonesia (BI) masih dipegang pejabat sementara (Pjs) usai Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada 25 Juli 2026. Kapan ada penggantinya?
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap penyimpangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), melibatkan yayasan dan oknum pihak internal BGN.